Posted by: youseeindonesia | June 8, 2011

PSIKOTES DERET YANG MEMATIKAN

PSIKOTES, PSIKOMETRI, dan kawan – kawannya adalah pembunuh pertama yang menghadang laju kita saat menjadi jobseeker. Jangan sampai kita terbunuh duluan di sini gan. Kadang ane mikir kenapa waktu kuliah ga ada mata kuliah ini ya, jadi kita bisa latihan terus tiap semester dan lancar jaya di tahap pertama kalo dipanggil perusahaan yang kita apply. Sebenernya, sebelum kita kuliah pun kita pernah lho ngerjain ini, misalnya agan-agan yang ikut seleksi STAN, STT Telkom ato AA YKPN dsb selalu pake ini, tentu dengan model dan tingkat kesulitan yang berbeda – beda.

Nah, apa sih masalah utama kita saat psikotes? Di tahap pertama ini bukan kepandaian kita yang menentukan, bukan IPK kita yang jadi tolok ukur, bukan pengalaman organisasi, bukan sertifikasi, bukan tampang, tapi KECEPATAN – KETELITIAN – KETENANGAN – KETAHANAN – KEPERCAYAAN DIRI.

Jelas kecepatan adalah kunci utama dari psikotes gan. Kalo agan terlalu lama ya game over gan. Banyak lembaga – lembaga pihak ketiga yang ditunjuk oleh pihak perusahaan maupun pihak HR perusahaan sendiri yang mengutamakan kecepatan dalam mengerjakan. Biasanya saat psikotes mereka membagi menjadi beberapa bagian dan masing – masing bagian terdapat beberapa subtest. Mereka tidak memberi tahu kita berapa waktu yang bisa kita gunakan, tapi mereka hanya akan mengetok meja, ato berbicara ato semacamnya yang mengisyaratkan waktu kita HABIS dan lanjut ke subtes berikutnya. Jika kita tidak siap dengan ini pastinya akan sangat gugup gan. Sementara ketelitian juga penting karena kita harus jeli melihat soal – soal yang diberikan, memilih soal yang mudah terlebih dahulu, mengalokasikan waktu dengan tepat, dsb dengan catatan jangan sampai ketelitian yang kita miliki membutuhkan waktu yang lama, tetap utamakan kecepatan.

Selanjutnya ketahanan jelas penting karena walaupun secara fisik kita hanya duduk gan, tapi otak kita benar – benar akan bekerja keras apalagi jika pihak penguji memiliki banyak bagian dan subtes untuk kita kerjakan yang kemudian diakhiri dengan tes pauli atau kraeplin yang totalnya bisa sampe 5 jam, maka bisa dipastikan kita membutuhkan energi ekstra dan kondisi yang benar – benar fit saat ujian. Bisa diibaratkan psikotes adalah lari marathon yang membutuhkan ketahanan, sekaligus sprint cepat di beberapa subtestnya.

Selain itu ketenangan kita juga menjadi kunci penting karena tidak semua orang memiliki ketengangan. Berdoa adalah jalan untuk mendapatkannya. Merokok mungkin juga bisa membantu buat sebagian orang. Banyak orang gagal di ujian psikotes karena tidak memiliki ketenangan dan gugup saat tidak bisa mengerjakan beberapa soal dan akhirnya gagal secara keseluruhan.

Ane dulu punya jurus jitu biar bisa tenang gan, ane coret pilihan jawaban (pake LJK dan pensil 2B tapi selama ane psikotes ga pernah kaya ujian nasional yang dibuletin, cuma dicoret diagonal biasanya), jadi ane ngasal dulu misal ada 20 soal, ane coret semua di C. Ga penting ya gan? Tapi buat orang yang ga tenang dan gampang gugup macam ane itu penting, paling ga ane uda merasa ngejawab semua, selanjutnya ane kerjain semua soal dengan perasaan tenang. Cara ane ini berhasil seenggaknya buat nglewati psikotes Bank Norman Indonesia dan Astri International. Tapi sayang ketenangan ane bener – bener buyar saat ujian pertamina karena ane ga bisa pake jurus ini, mereka awalnya emang pilihan ganda biasa A-B-C-D-E, tapi di subtes hitung dan deret mereka pake angka 1-2-3-4-5-6-7-8-9-0. Jadi kita harus benar – benar menemukan jawaban yang diminta, tanpa ngawur, tanpa gambling, tanpa metode seleksi jawaban, tanpa ngitung kancing. Misal jawaban agan 750 agan harus coret di angka 5, 7 dan 0. Ini butuh kombinasi yang tepat gan ibarat kunci kombinasi di gembok ato di koper kalo agan salah di satu angka ya gagal, ato kalo agan coret semua ya kunci kombinasi itu ga bisa dibuka juga. Terakhir agan harus pede, walaupun melihat teman sebelah udah ngerjain banyak ato lebih cepat, jangan minder, jangan goyah tetap FOKUS!

So, langsung ke topik ni gan, ke momok yang kalo di UJIAN NASIONAL ada MATEMATIKA di psikotes ada DERET ato disebut juga IRAMA BILANGAN. Mulai sekarang latih skill agan di deret tanpa melihat pilihan jawaban, karena kita pada dasarnya tidak akan tahu apakah nanti di ujian psikotes penguji akan memberi pilihan jawaban A-B-C-D-E, atau 1-2-3-4-5-6-7-8-9-0, atau tanpa pilihan jawaban alias essay. Pertama latih ketelitian agan, setelah itu latih sprint dan tingkatkan kecepatan secara progresif. Jangan lupa cari dan pelajari terus tips – tips psikotes dari berbagai sumber, itu akan sangat bermanfaat gan.

OKE, mari kita mulai latihan pertama, siapkan kertas agan plus oret – oretan dan pensil dan stopwatch yang wajib diaktifkan. Cobalah untuk disiplin waktu gan, misal kalo waktunya cuma 8 menit ya lakukan itu dalam 8 menit, kalo lebih berarti agan harus lebih banyak berlatih lagi. Kita mulai dengan sprint2 jarak pendek😀

SPRINT 1 : Kerjakan dalam 4 menit, mulai dari…. SEKARANG !!!

1.)    1, 1, 2, 3, 5, 8, …, …

2.)    42, 13, 19, 49, 19, ,19, 56, 25, , 19, …, …

3.)    5, 8, 16, 19, 38, 41, …, …

4.)    1, 2, 3, 9, 10, 11, …, …

5.)    18, 9, 3, 8, 4, 2, …, …

6.)    10, 30, 32, 16, 48, 50, …, …

7.)    15, 10, 5, 20, 15, 10, …, …

8.)    2, 4, 6, 9, 11, 13, …, …

9.)    94, 88, 82, 76, 70, 64, …, …

10.)  3, 7, 15, 31, 63, …, …

Sudah selesai? Udah 4 menit ni gan…🙂

gimana? udah bisa sprint cepat gan? ane update lagi besok ya, terakhir ane bakal merekomen beberapa rumus dan latihan soal deret yang marathon😀


Responses

  1. jawabannya dong om
    bener2 killer nih soal psikotes


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: